Selayang Pandang
Pondok pesantren hudatul muna adalah
lembaga pendidkan berbasis salaf yang didirikan pada tahun 1964 oleh KH
Qomaruddin muftie yang merupaka putra dari kyai muftie dari pondok pesantren
subulul huda kembang sawit madiun. Pada tahun 2003 pondok pesantren hudatul
muna dirubah menjadi pondok pesantren putra-putri hudatul muna dua yang di asuh
oleh K. Munirul Djanani yang merupakan putra pertama dari KH. Qomaruddin
Muftie. Pada tahun yang sama KH. Abdul Qodir mendirikan pondok pesantren putri
yang diberi nama Al-Amin Hudatul Muna. Meskipun demikian,keduanya sepakat untuk
menjadikan syaikh Masykuri Toyyib sbagai pelindung pondok prsantren Hudatul
Muna agar keduanya dapat berjalan berdampingan,saling menghormati dan
menghormati satu sama lain tentunya dengan satu tujuan yang sama yaitu Li
Ilahi Kalimatillah.
Dengan melihat tujuan pendidikan,juga menyikapi perkembangan pendidikan yang ada di indonesia dan demi memenuhi tuntutan zaman yang semakin kompleks,maka pondok pesantren Hudatul Muna Dua yang dipimpin oleh KM. Munirul Djanani S.Pd.I dan juga putra-putri KH. Qomaruddin Muftie,pada tahun 2002 telah membuka kelas formal yang dipadukan dengan pendidikan pondok pesantren,yaitu MTs dan MA terpadu Hudatul Muna Dua. Kemudian pada tahun 2005 pondok pesantren Hudatul Muna Dua kembali membuka kelas baru yaitu SMK TKJ (tekhnik komputer dan jaringan) yang bekerjasama dengan SMK 1 jenangan
Sampai saat ini Pondok Pesantren Hudatul Muna Dua telah menaungi
beberapa unit pendidikan,diantaranya :
·
MTs
terpadu Hudatul Muna Dua
·
MA
terpadu Hudatul Muna Dua
·
SMK
TKJ
·
Madrasah
Al-awaliyah Hidayatul Mubtadi’at
·
Pondok
pesantren anak-anak
·
TPQ
the best Al-qr’an
·
Dan
madrasah murottilil qur’an
Tahun ini pondok pesantren Hudatul Muna Dua telah meluluskan
sebanyak 61 khotimin-khotimat yang terdiri dari santri Madrasah Diniyah,MTs,MA
dan SMK TKJ dengan berbekal iman dan taqwa serta ilmu pengetahuan dan
tekhnologi seluruh lulusan dapat menjadi generasi muda penerus bangsa yang
cerdas secara emosional,intelektual dan spiritual

Tidak ada komentar:
Posting Komentar